Rabu, 28 Agustus 2013

Menghitung Struktur Besi dan Beton

Rumus Menghitung Berat Besi Tanpa Tabel

Yang suka berhitung, suka teknik, suka otak atik, hobi arsitektur, hobi matematika atau anda engineer pemula atau senior berikut ada rumus berat besi yang praktis dan kemasannya asyik dari mas luffi. Sangat mudah dipahami brrro…

Berbicara tentang struktur, khususnya struktur beton bertulang, menghitung kebutuhan besi adalah hal pokok yang tidak bisa dihindari, dan lebih-lebih jika hal tersebut dihubungkan dengan RAB ( rencana anggaran biaya ) maka hal tersebut menjadi sangat penting.

Dalam menghitung berat besi, kadangkala konversi perhitungannya lebih mengarah ke parameter berat (kg) daripada ke parameter jumlah batang (misal : lonjoran), kalau tidak percaya anda boleh jalan-jalan ketoko besi (khususnya yang menjual besi tulangan dan plat) kemudian tanyakan ke penjualnya, untuk beli besi tersebut hitungan harganya berdasarkan jumlah besi yang anda beli ataukah berdasarkan berat dari besi secara keseluruhan yang anda beli ? ( atau kalau dalam istilah tukangnya “lonjoran, bijian ataukah kiloan ???”)

Perumusan praktis untuk menghitung berat besi
Secara umum perumusan untuk menghitung berat besi adalah :
Vb x Bjb = ….. Kg
dimana : Vb = Volume besi (m3)
Bjb = Berat jenis besi = 7850 (kg/m3)
Contoh :
1. Pelat besi dengan ukuran (1m x 1m) dengan tebal pelat 1 mm, hitung beratnya ?
berat besi = (1 x 1 x 0.001) m3 x 7850 kg/m3 = 7.85 kg
(Cat : 1 mm = 0.001 m)
2. Base plate dengan ukuran (25 cm x 30cm) dengan tebal plat 12 mm, hitung beratnya ?
berat base plate = (0.25 x 0.30 x 0.012) m3 x 7850 kg/m3 = 7.065 kg.
Sampai disini cukup mudah dipahami kan?…..nah sekarang bagaimana perumusannya untuk menghitung berat dari besi tulangan untuk beton?.

Jawabannya :
Caranya sama tidak ada yang beda, intinya adalah volume benda besi dikalikan dengan berat jenis besi.
Contoh :
1. Hitung berat besi tulangan diameter 16 dengan panjang 12 meter ?
luas penampang Ø16 = 1/4 (π) d2 = 1/4(3.14)(0.016)2 = 0.00020096 m2
volume Ø16 = luas penampang x panjang batang = 0.00020096 m2 x 12 m = 0.002411 m3
berat besi Ø16 = Volume x 7850 kg/m3 = 0.002411 m3 x 7850 kg/m3 = 18.93 kg
cukup mudah kan ?, dari cara yang saya uraikan diatas, ada lagi cara yang lebih cepat untuk menghitung berat dari besi tulangan tersebut, yaitu dengan menggunakan perumusan :
Berat besi tulangan = 0.006165 x d2 x L …(Kg)
dimana : d = diameter tulangan (mm)
L = panjang batang tulangan (m)
Contoh :
2. Hitung berat besi dari contoh soal no 1, dengan perumusan diatas ?
berat besi Ø16 = 0.006165 x 162 x 12 = 18.93 kg
sama kan hasilnya,..silahkan anda menghitung sendiri dengan mencoba-coba ukuran besi tulangan yang lain, dan saya pastikan bahwasanya dua cara diatas akan menghasilkan hasil yang sama,…buktikan sendiri brow, insya Allah pasti sama.
Nah… sekarang yang menjadi pertanyaan adalah “darimana asal angka 0.006165 dari perumusan diatas?”.
berikut adalah penjabarannya :
Seperti yang sudah saya uraikan diatas, rumus mencari berat besi adalah : Vb x Bjb
dimana Vb = Volume besi dan Bjb = Berat jenis besi = 7850 kg/m3
Jadi berat besi tulangan (penampang bulat) :
= Vb x 7850 kg/m3
= ( 1/4 x π x d2 x L ) x 7850 kg/m3
= 1/4 x 3.1415 x d2 x L x 7850 kg/m3
karena d = diameter tulangan disebutkan dalam satuan milimeter (mm), maka kita konversi dulu ke meter (m),
d2 = (d x d)…………………….……mm2
dikonversi ke meter ( 1mm = 0.001 m )
= ( 0.001d x 0.001d )
= ( 1x 10-6 ) d2 …………………m2
Sehingga,
= 1/4 x 3.1415 x ( 1x 10-6 ) d2 x L x 7850
= 0.006165 d2 x L
Jadi perumusan untuk menghitung berat besi adalah = 0.006165 d2 x L
Nb :
Sekedar sebagai perbandingan, berikut saya lampirkan tabel berat besi, silahkan anda mencoba-coba sendiri dengan membuktikan perumusan diatas untuk menghitung berat dari besi tulangan dan bandingkan hasilnya dengan tabel berat besi berikut ini :



warna kuning = menyatakan panjang batang tulangan
warna hijau = menyatakan diameter tulangan
Contoh penggunaan tabel :
1. berat besi dari tulangan dengan diameter 12 dengan panjang 11 meter = 9.77 kg
Cek menggunakan rumus berat besi :
berat besi Ø12 = 0.006165 x 122 x 11 = 9.77 kg …..( sama)


     Pada dasarnya semua Berat Besi dapat kita hitung, asalkan kita mengetahui Massa/Volume dari Besi tersebut. Setelah Massa/Volume Besi ini kita ketahui kita dapat mengalikannya dengan Berat Jenis Besi, yaitu 7850 kg/m3.

          Bisa dirumuskan sebagai berikut:
          Berat Besi (kg) = Volume Besi (m3) x Berat Jenis Besi (kg/m3)

Contoh Perhitungan:
Besi Polos (tanpa Ulir) Diameter 16mm, Panjang 12 meter, Jumlahnya 1 batang, maka Beratnya adalah sebagai berikut:

Jawaban:
Berdasarkan Rumus, Berat Besi (kg) = Volume Besi (m3) x Berat Jenis Besi (kg/m3)

Volume Besi (m3)        =  Luas Lingkaran Penampang Besi x Panjang Besi
                                                =  ( ¼ x π x D2 ) x Panjang Besi
                                                =  ( ¼ x 22/7 x 0,016 x 0,016) m2 x 12 m (satuan disamakan dalam meter)
                                                =  0,0024132 m3 

Berat Jenis Besi      =  7850 kg/m3 (ketetapan, berdasarkan hasil percobaan penimbangan Besi)
                           
Jadi, Berat Besi tersebut   =  0,0024132 m3 x 7850 kg/m3
                                          =  18,94362 kg (berat 1 batang Besi, Diameter 16mm, Panjang 12 meter)

Cukup mudah menghitungnya kan...
Jadi gak perlu punya Tabel Berat Besi, kita dapat menghitung Berat Besi ini.
Gak perlu juga harus mengingat dan menghapal, asalkan kita dapat menghitung Volume Besi-nya, itu sudah cukup untuk mengetahui Berat Besi tesebut.                                 

Catatan:
      "Sistem Perhitungan ini dapat diterapkan pada semua jenis Besi, baik itu Besi berpenampang Bulat, berpenampang Segi Empat, Besi Plat, Besi Siku, Besi WF, dan sebagainya. Asalkan kita dapat menghitung Volume (massa) dari Besi tersebut dengan Akurat (benar), maka Beratnya juga dapat kita hitung dan ketahui."


Tabel Berat Besi Baja H Beam-WF-CNP

Untuk menghitung berat besi dengan ukuran yang presisi dan spesifik, seperti besi dengan profil plat, lingkaran dan pipa bagi para engineer dan pelaku teknik menghitungnya bisa menggunakan rumus2 matematik yang ada. Tetapi untuk menghitung berat besi H beam, WF  dan Canal menurut beberapa artikel di web yang saya baca biasanya digunakan teknik pengujian berapa berat besi dalam 1 M panjang untuk mengetahui berat besi dengan profil tersebut.
Nah untuk menjawab beberapa search engine yang ada di WP statistik, saya posting artikel tabel berat H beam, WF  dan Canal hasil browsing dengan sedikit editing penulisan. Semoga artikel hasil copas ini bermanfaat ya broo… setuja kata Mr Tukul : ilmu itu harus disebarkan agar keberkahan itu akhirnya kembali ke kita.
1. Tabel Berat Besi Baja H Beam
No
UKURAN (mm)
PANJANG (M)
Weight (Kg)
BERAT /M1 (Kg)
1
L 100x100x6x8
12
206
17.167
2
L 125x125x5x7
12
222
18.500
3
L 125x125x6.5×9
12
286
23.833
4
L 150x150x7x10
12
378
31.500
5
L 175x175x7x11
12
482
40.167
6
L 200x200x8x12
12
599
49.917
7
L 250x250x9x14
12
869
72.417
8
L 300x300x10x15
12
1128
94.000
9
L 250x350x12x19
12
1644
137.000
10
L 400x400x13x21
12
2064
172.000
Cara membaca tabel berat besi baja H Beam diatas adalah:
Sebagai Contoh : L 100X100X6X8mm-12 M’ 206 kg 17.167
 Arti dimensi besi H beam tersebut adalah :
Panjang 12 M
Tinggi 10 cm
Lebar 10 cm
Tebal Badan 6 mm
Tebal sayap 8 mm
Mempunyai berat total 206 kg
Sedangkan berat per M : 206 / 12 = 17.167

2. Tabel Berat Besi Baja WF ( Wide Flange )
NO UKURAN (mm) PANJANG (M)
Weight (Kg)
BERAT /M1 (Kg)
1 WF 100X50X5 X7
12
112
9.333
2 WF 125X60X6 X8
12
158
13.200
3 WF 148X100X6X9
12
253
21.100
4 WF 150X75X5X7
12
168
14.000
5 WF 175X90X5X8
12
217
18.100
6 WF 198X99X4,5X7
12
218
18.200
7 WF 200X100X3,2X4,5
12
143
11.917
8 WF 200X100X5,5X8
12
256
21.333
9 WF 248X124X5X8
12
308
25.700
10 WF 250X125X6X9
12
355
29.600
11 WF 298X149X6X8
12
384
32.000
12 WF 300X150X6,5X9
12
440
36.700
13 WF 346X174X6X9
12
497
41.417
14 WF 350X175X7X11
12
595
49.600
15 WF 396X199X7X11
12
680
56.625
16 WF 400X200X8 X13
12
792
66.000
17 WF 446X199X8X12
12
794
66.200
18 WF 450X200X9X14
12
912
76.000
19 WF 500X200X10X16
12
1075
89.583
20 WF 588X300X10X16
12
1812
151.000
21 WF 600X200X11X17
12
1272
106.000
22 WF 700X300X13X24
12
2220
185.000
23 WF 800X300X14X26
12
2520
210.000
 Cara membaca tabel berat besi baja WF ( Wide Flange) diatas adalah :
Sebagai Contoh : WF 100x50x5x7mm-12 M’ 112 kg 9.333
 Artinya dimensi  besi WF tersebut adalah :
Panjang 12 m
Tinggi 10 cm
Lebar 5 cm
Tebal badan 5 mm
Tebal sayap 7 mm
Mempunyai berat total 112 kg
Sedangkan berat per M : 112/12 = 9.333 kg

3. Tabel Berat Besi Baja kanal C/ CNP
No
UKURAN (mm)
PANJANG (M)
Weight (Kg)
BERAT /M1 (Kg)
1
L 60X30X10X1,6
6
9.76
1.627
2
L 75X35X15X1,6
6
12.4
2.067
3
L 75 X45X15X1,6
6
13.9
2.320
4
L 75X45X15X2,3
6
19.5
3.250
5
L 100X50X20X1,6
6
17.5
2.917
6
L 100X50X20X2,3
6
24.4
4.067
7
L 100X50X20X3,2
6
33
5.500
8
L 125X50X20X2,3
6
27.1
4.517
9
L 125X50X20X3,2
6
36.8
6.133
10
L 150X50X20X2,3
6
29.8
4.967
11
L 150X50X20X3,2
6
40.6
6.767
12
L 150X65X20X2,3
6
33
5.500
13 L 150X65X20X3,2
6
45.1
7.517
14 L 200X75X20X3,2
6
55.6
9.270
Cara membaca tabel berat besi baja  canal  C diatas adalah :
Sebagai Contoh : L 60x30x10x1.6 mm-6 M’ 9.76 kg 1.627
Artinya dimensi besi Canal C tersebut adalah  :
Panjang 6 m
Tinggi 6 cm
Lebar 3 cm
Bibir 1 cm
Tebal badan 1.6 cm
Mempunyai berat  total adalah 9.76 kg
Sedangkan berat per M : 206/6 = 1.627 kg



     Demikianlah cara menghitung Berat Besi dengan Benar (secara Ilmiah) saya sampaikan kali ini. Semoga informasi ini dapat bermanfaat...

Minggu, 25 Agustus 2013

Ciri-ciri Orang yang Tidak Produktif

Pernahkah anda merasa bahwa anda memiliki banyak target di pagi hari, tetapi saat haripun telah berlalu hanya sedikit atau bahkan tidak ada target yang tercapai sama sekali? Sebagian anda mungkin berdalih bahwa lebih baik bekerja sedikit daripada tidak sama sekali. Tapi tidak sayangkah anda dengan hilangnya waktu yang Allah berikan? Atau jangan-jangan kita sendiri tidak menyadari bahwa kita tidak produktif? Untuk mengukur apakah anda produktif atau tidak, maka anda perlu mengetahui tanda-tanda ketidakproduktifitasan: 

1. Sering menunda-nunda dan malas

Sering kali kita menunda-nunda pekerjaan dengan berbagai alasan, sebagai contoh tidak menyukai pekerjaan tersebut dan juga capek. Menunda-nunda pekerjaan adalah pangkal dari kemalasan. Semakin kita menunda suatu pekerjaan maka semakin besar rasa malas tersebut. Lalu bagaimana menghilangkannya? Menghilangkan kebiasaan menunda-nunda bukan proses yang mudah dan butuh banyak latihan. Latihan yang bisa anda lakukan adalah menyegerakan eksekusi pekerjaan tersebut. Jangan lagi bilang nanti dan nanti. Mintalah juga kepada Allah swt untuk menghilangkan rasa malas dari dalam diri kita. Rasulullah mengajarkan doa untuk menghilangkan kemalasan yaitu:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

“Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)

2. Tidak bersyukur kepada Allah

Orang yang tidak produktif menyibukkan diri menghitung-hitung apa yang tidak ia punyai, malah terkadang terus-terusan mempertanyakan kenapa Allah tidak memberikannya ini dan itu. Padahal di dalam Al-Quran (14:7) Allah mengatakan akan menambah nikmat bagi yang bersyukur dan melaknat orang yang tidak bersyukur. Jika kita termasuk orang yang kurang bersyukur, maka alangkah baiknya kita melatih diri kita untuk bersyukur dengan cara menuliskan nikmat-nikmat yang Allah berikan pada kita. Jangan lupa untuk menuliskan nikmat-nikmat kecil seperti udara yang kita hirup dan baju yang kita pakai, karena kadang manusia lupa akan nikmat yang sudah biasa ia terima dan hanya bersyukur pada saat mendapatkan uang atau hadiah.

3. Sombong untuk berdoa

Ingatlah bahwa segala sesuatu terjadi dengan adanya ijin Allah. Manusia terkadang lupa dan merasa bahwa yang ia dapatkan sekarang adalah hasil jerih payahnya, tanpa ada kuasa Allah. Biasakanlah berdoa untuk hal-hal yang kecil sekalipun. Karena hal sekecil apapun, jika Allah tidak mengijinkan maka tidak akan terjadi sekuat apapun usaha kita. Dalam suatu riwayat mengatakan para sahabat dan sahabiah rasulullah tidak enggan untuk meminta dan berdoa ke Allah bahkan hanya meminta garam. Dalam suatu hadis diriwayatkan Rasulullah mengajarkan kepada keponakannya yang masih kecil agar hanya meminta dan memohon kepada Allah, “Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah. Jika meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah” [Riwayat At Tirmidzi, Hadits hasan shahih).

4. Asal jadi

Salah satu tanda tidak produktif adalah menyelesaikan suatu pekerjaan dengan konsep asal jadi atau asal selesai. Kok bisa? Pekerjaan yang dilakukan asal jadi biasanya akan menimbulkan banyak kesalahan. Kesalahan-kesalahan ini biasanya perlu diperbaiki lagi, sehingga memerlukan waktu tambahan untuk menyelesaikannya. Pekerjaan asal jadi ini juga biasanya merugikan pihak lain yang mengharapkan pekerjaan ini. Jika anda memiliki penyakit asal jadi ini, ada baiknya anda melatih kebiasaan anda ini dengan memperbaiki niat anda. Sebelum memulai pekerjaan, disarankan untuk berniat untuk tidak menyelesaikan suatu pekerjaan dengan niat asal selesai. Ucapkanlah basmallah yang artinya “dengan menyebut nama Allah”, seharusnya jika kita sudah membaca basmallah maka seharusnya kita termotivasi untuk bekerja sebaik mungkin karena pekerjaan tersebut sudah dimulai dengan menyebut nama Allah. Motivasi yang bisa anda jadikan agar anda tidak bekerja asal jadi adalah hadis dari Abi Barzah al-Aslami rodhiyallahu 'anhu, bahwa nabi shallalohu alahi wasalam bersabda "tidaklah bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ditanya empat hal- dan disebutkan diantaranya tentang ilmunya, apa yang telah dia perbuat dengan ilmu tersebut" (HR Tirmidzi: 2417)




Berikut Tanda-Tanda Ketidakproduktifan:

1. Kurangnya keinginan untuk mencari ilmu
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” ( Hadits shahih Diriwayatkan oleh Ibnu Majah no. 224).

Setelah anda membaca hadis tersebut apakah lagi yang menghalangi anda untuk mencari ilmu? Kurangnya ilmu menyebabkan kita menjadi orang yang ikut-ikutan dan menjadi kurang kreatif. Kurangnya ilmu menyebabkan kita kurang bisa membedakan mana yang benar dan yang salah. Mencari ilmu yang paling mudah adalah dengan banyak membaca dan berdiskusi.

Para ulama pada jaman dahulu rela untuk berjalan berkilo-kilo meter jauhnya demi untuk mempelajari satu hadis. Sedangkan kita di jaman informasi seperti ini, dimana informasi dengan mudahnya didapatkan hanya dalam 1 klik, tetap kurang termotivasi untuk mencari ilmu. Kurangnya ilmu juga menyebabkan kita menjadi orang yang pesimis. Dengan membaca kisah-kisah sukses anda bisa termotivasi untuk menjadi lebih baik dan dengan membaca kisah-kisah berhikmah anda bisa menjadi lebih bersyukur.

2. Banyak menghayal

Tanda ketidakproduktifan yang lain adalah banyak menghayal, karena berangan-angan membuat anda kehilangan waktu tapi tidak menghasilkan apa-apa. Banyak orang yang beranggapan bahwa bermimpi untuk mewujudkan cita-cita adalah langkah awal dari kesuksesan, tapi tentunya hal ini harus diiringi dengan tindakan, walau tindakan itu adalah tidakan yang kecil, karena langkah-langkah besar tentunya dimulai dari langkah yang kecil. Larangan berangan-angan diabadikan dalam Al-Quran dengan begitu jelas, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

"Dan janganlah kamu mengangan-angankan karunia yang dilebihkan Allah kepada sebagian kamu dari sebagian lainnya." (Q.S. An-Nisa 32).

3. Menyesali keadaan

Pasti hampir kesemua manusia memiliki penyesalan yang mungkin ingin sekali untuk di ubah. Tapi rasa penyesalan yang berkepanjangan akan menyebabkan anda bersedih berkepanjangan dan kehilangan waktu anda untuk beraktifitas. Satu-satunya cara untuk berhenti menyesal adalah ridho dan ikhlas dengan apa yang sudah terjadi. Karena itu kita disunahkan untuk melakukan sholat istikharah setiap kali akan mengambil keputusan. Ada ulama mengatakan bahwa istikharah adalah GPS bagi seorang muslim. Selayaknya GPS fungsi utamanya adalah sebagai penunjuk arah dalam mencapai suatu tujuan. Dalam satu hadis di riwayatkan “Tidak akan kecewa bagi yang melaksanakan istikharah dan tidak akan menyesal bagi orang yang suka bermusyawarah dan tidak ada kekurangan bagi orang yang suka berhemat”(HR.Thabrani). Karena itu segala sesuatu yang terjadi setelah kita melaksanakan solat istikharah adalah yang terbaik buat kita walaupun terkadang tidak sesuai dengan keinginanan kita. Tapi jangan lah bersedih karena Allah Subhanahu wa Ta'ala tahu yang terbaik buat kita.


4. Tidak tahu arah tujuan

Walaupun kita tinggal di negara muslim dan notabene sudah mengeyam pendidikan islam sejak kecil, tetapi masih banyak sekali muslim yang tidak mengetahui apa tujuan hidup di dunia ini. Sedangkan Allah telah berfirman di dalam QS. adz-Dzariyat: 56 "Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” Hal inilah seharusnya menjadi suatu landasan bagi kita dalam melakukan suatu tindakan. Contohnya jika kita bermalas-malasan, maka perlu ditanyakan kepada diri kita, apakah tindakan malas ini adalah suatu ibadah?. Contoh yang lain misalnya jika kita menonton tv, perlu lagi kita tanyakan apakah menonton acara di tv bisa menjadi ibadah buat kita?. Apakah acara yang sedang kita nikmati bisa membawa kebaikan dunia dan akhirat?. Jika kita berani untuk menjawab dengan jujur dan kita temukan bahwa jawaban itu adalah tidak berguna, maka dengan sendirinya hal-hal yang tidak bergunapun akan tereliminasi dari hidup kita.

5. Takut susah dan kerja keras

Banyak dari kita yang menginginkan kerja yang gampang tapi menghasilkan uang yang banyak. Mental seperti inilah yang membuat kita jadi takut keluar dari zona nyaman kita. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan berbagai kelebihan dari diri kita, yang belum kita gali. Jika kita tidak mau bekerja keras dan menggunakan potensi yang ada, maka kita sangatlah rugi. Lalu bagaimana mengatasinya? Tanpa meninggalkan zona nyaman anda, cobalah sesuatu yang baru, kalau bisa sesuatu yang paling anda sukai, sesuatu yang tanpa dibayarpun anda tetap mau melakukannya. Jadikan ini menjadi target hidup anda yang baru. Luangkan waktu walaupun sedikit untuk mewujudkan target baru anda ini. Sebagai contoh, anda ingin sekali menguasai bahasa arab agar bisa mengerti al-quran, maka cobalah mulai membaca buku walaupun hanya 1 lembar sehari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat anda terhadap target tersebut. Jika minat sudah berkembang, maka anda tidak akan lagi merasa terpaksa atau berat untuk menjadikannya sebuah kebiasaan. Bagaimanapun tidak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan karena itu jangan takut susah!!


Beruntung jadi seperti kita yang hidup di era modern seperti saat ini, ya betapa tidak kecanggihan teknologi informasi khususnya di dunia internet membawa kemajuan yang sangat pesat di seluruh aspek kehidupan. misalnya banyak kawan lama yang bisa saling menyapa lagi menjalin tali silaturahmi berkat jejaringan sosial rekaan Mark Zuckerberg yang bernama facebook ,misalnya. beberapa bisnis berjalan mulus dan bisa berkembang dengan pesat berkat distribusi dan jaringan lewat internet. dan juga banyak orang yang berubah menjadi religius berkat adanya siraman rohani dari berbagai situs dakwah yang bermunculan di dunia maya. di balik manfaat kecanggihan internet itu tidak sedikit pula mudharat yang bakal menimpa penggunanya. jika facebook dan produk internet lainya telah membuat kita melalaikan dan menurunkan produktivitas kita sebagai seorang muslim, itu tandanya kita harus mulai waspada. islam dan kesempurnaanya menawarkan konsep "manusia produktif" kepada setiap orang sekaligus mengantarkan mereka menembus nilai-nilai ilahiyyah yang sering tertutup oleh takbir jahiliyyah. sekurang-kurangnya ada empat prinsip yang diutarakan sebagai konsep islam dalam membina muslim produktif, duniawi dan ukhrawi.



Prinsip Menepis Mudharat yang Menjepit
  • Mengubah paradigma (cara pandang) hidup dan ibadah. Dalam islam, hidup bukanlah menuju kematian, akan tetapi menuju kehidupan yang abadi. hidup merupakan ladang yang akan ditunai hasilnya di kehidupan abadi nanti. sehingga hidup ini merupakan durasi penyeleksian manusia dari amalan-amalanya, dari produkvititasnya di pentas dunia. mana di antara mereka yang tingkat produktivitasnya tinggi dan mana yang tidak ALLAH swt berfirman, "dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-KU" (QS. 51:56). 
  • Memelihara kunci produktivitas, yaitu hati. Rasullah saw bersabda "ingatlah dalam diri manusia ada segumpal daging, apabila daging itu baik maka akan baik pula seluruh jasadnya. dan apabila daging itu rusak maka akan rusaklah seluruh jasadnya, daging itu tidak lain adalah hati." (HR Bukhari Muslim). hati merupakan ruh bagi semua potensi yang kita miliki. jika hati kita bersih maka pikiran dan tenaga kita tidak akan tercurah serta tersalurkan hanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. hati yang terpelihara dan terlindungi akan memancarkan energi yang mendorong manusia agar beramal lebih banyak dan lebih berkualitas lagi. produktivitasnya akan terjaga bahkan akan terus bertambah sedikit demi sedikit. dan tidak hanya itu, produktivitasnya pun akan mempunyai nilai yang abadi.
  • Menjadi jiwa yang dinamis, bergerak dari sekarang. Umar Bin Khatap ra pernah berkata, "jika engkau dipagi hari maka janganlah menunggu nanti sore, dan jika engkau di sore hari maka janganlah menunggu waktu besok." prinsip bergerak dari sekarang ini menunjukan suatu etos kerja yang tinggi dan semangat yang menggebu-gebu. seorang muslim sangatlah tidak pantas jika menunda-nunda suatu amal, karena waktu bagi pandangan islam adalah sangat mahal (oleh karena itu dalam al-qur'an ALLAH swt banyak bersumpah dengan waktu), Asy-Syahid Hasan Al-Banna mengatakan bahwa " waktu adalah kehidupan".
  • Kontinuitas dalam beramal, Dalam islam, masa produktif ialah sepanjang hayat, selama ia masih menghirup udara kehidupan, maka ia dituntut untuk terus beramal dan menjaga produktivitasnya, walaupun amalan tersebut dilakukan secara sedikit demi sedikit. dengan prinsip kontinuitas ini, maka islam dapat menjaga kestabilan produktivitas seorang muslim. islam tidak mengajarkan seseorang beramal "besar" kemudian surut dan padam kembali. dorongan kontinyu dalam beramal dengan bentuk yang paling disukai oleh ALLAH, merupakan dorongan terbesar bagi setiap muslim untuk senantiasa terus produktiv dan menjaga produktivitasnya. jika kita mampu mempratikan empat prinsip itu insya-ALLAH akan lahir sosok-sosok manusia 'amali'. manusia yang senantiasa menghiasi waktunya dengan produktivitas tinggi akan menjauhi hal-hal yang akan mengantarkan kepada sesuatu yang sia-sia tidak berguna. apalagi menyibukan waktunya untuk chatting sampai melupakan sholat. sosok muslim yang beruntung telah digambarkan oleh ALLAH dalam surat Al Mukminun ayat 1-11 yang salah satunya adalah orang-orang yang mampu meninggalkan perbuatanya yang sia-sia. mari kita jadikan facebook dan media internet lainya sebagai sarana untuk menyebarkan fikrah islamiyah yang bersih, mencari ilmu yang bermanfaat dan menjalin silaturahmi. satu saja orang bisa tersentuh cahaya ALLAH melalui tangan kita tentu akan melapangkan jalan kita menuju surga dan amatlah merugi jika sarana itu justru menghantarkan kita kepada kehinaan di neraka jahanam. naudzubillah....
mari hiasilah hari-hari kita dengan sikap produktif, kreatif, inovatif. semoga kita semua menjadi manusia yang beruntung. aamiiien.....


Sumber :  
http://pengusahamuslim.com
http://naniex-meow.blogspot.com/2013/01/menjadi-manusia-produktif.html